Skip to main content

Antah Berantah

Reruntuhan batu seperti menghantam kepala
Malam yang sungguh tak tentu arah
Raga tak bersahabat dengan cuaca
Mencoba berusaha tetap tenang dalam lelap
Di alam sana, siksa yang kuterima
Ironi bahkan tragis
Terbangun karenanya, sebuah kabar buruk
Sungguh tak menyangka
Terhampar do'a kemudian kembali menuju alam beda
Kembali menemui mangsa, tak kunjung reda
Malam ini sangat tidak mengenakkan
Entah mengapa, anta berantah


Comments

Popular posts from this blog

Api

Bukan lagi tentang memahami Bukan lagi tentang peduli Tetapi, cobalah mengakses diri  Bukan hanya bisa memancing Api Sudahlah membara  Membakar diri pula Mengapa semua harus disesali Padahal Tuhan sudah memberi notifikasi Tinggalah tangis yang menyelimuti diri

The Thirty

Larut dalam fana, menjadikan diri hina Kuat dalam senyuman Terkadang hanya terpikir dalam ruang hampa Menjadi salah arah Hanya batas yang masih menjelma Yakin diri bisa berhenti dalam dosa Maaf, aku yang penuh hina

Wisata Bengkulu

Jembatan Pulau Baai Kota Bengkulu Batu Layang, Bengkulu Utara Puncak Bukit Kaba Curup Bengkulu Kawah Mati Bukit Kaba Kawah Hidup Bukit Kaba Blerang dari kawah Saat tiba di puncak Bukit Kaba, Curup Pondok Wisata Kaur, Bengkulu Selatan Taman Bhinneka Kaur, Bengkulu Selatan Dermaga Linau Kaur, Bengkulu Selatan Snorkeling In Linau Beach Kaur,South Bengkulu Prepare To Snorkeling Bhinneka Park Batu Jung, Kaur Bengkulu Selatan