Dalam batas antara siang dan malam Matahari memerah menampakan akhir Waktu dimana setiap jiwa akan berubah Disambut dengan tenangnya malam Bertemankan redup cahaya rembulan Menghantarkan tidurmu untuk bertemu Tuhan Menyelesaikan tulisan dalam kertas dunia Kembali ke pangkuan Ilahi, Sang Maha Pengasih Engkau wariskan tugas kepada kami Agar estafet pahala tidak berhenti Terimakasih wahai Ayah! Lirih do'a akan terus mengalir Menjadikan rumahmu taman-taman surga Penuh kesejukan dan kebahagiaan Sampai berjumpa di tempat yang dijanjikan! اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ ...
Untukmu Ibu, terima kasih telah membesarkanku hingga aku tahu betapa besarnya pengorbananmu. Melalui coretan ini, aku menggambarkan apa yang sedang dirasakan dengan sebuah harapan semoga bisa tersimpan dan menjadi suatu kenangan yang memberikan ketenangan. "MEMANDANG JAUH UNTUK HAL YANG TERDEKAT" karena "RENCANA MANUSIA ADALAH SEBAGIAN DARI WACANA TUHAN"