Dalam batas antara siang dan malam
Matahari memerah menampakan akhir Waktu dimana setiap jiwa akan berubah
Disambut dengan tenangnya malam
Bertemankan redup cahaya rembulan
Menghantarkan tidurmu untuk bertemu Tuhan
Menyelesaikan tulisan dalam kertas dunia
Kembali ke pangkuan Ilahi, Sang Maha Pengasih
Engkau wariskan tugas kepada kami
Agar estafet pahala tidak berhenti
Terimakasih wahai Ayah!
Lirih do'a akan terus mengalir
Menjadikan rumahmu taman-taman surga
Penuh kesejukan dan kebahagiaan
Sampai berjumpa di tempat yang dijanjikan!
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ
27 Oktober 1960 - 1 Oktober 20206
Ayahanda Tercinta
Herman Karmoni bin M. Aman
Keluarga yang ditinggalkan
Namori (Istri)
Rizki Fariz Alfan (Anak)
Rizfian Ramadhan (Anak)
Riztika Yulva (Anak)
Comments
Post a Comment